
Hari Rabu siang, 11 Februari 2026, Puskesmas Kaliangkrik
menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Mini Bulan Februari 2026 yang berlangsung
dengan penuh semangat, kebersamaan, dan komitmen untuk terus meningkatkan mutu
pelayanan. Kegiatan rutin bulanan ini menjadi momentum penting dalam melakukan
evaluasi capaian program, memperkuat koordinasi lintas program, serta merumuskan
strategi kegiatan yang akan dilaksanakan pada bulan berikutnya.
Lokakarya Mini kali ini difokuskan pada pembahasan target
Standar Pelayanan Minimal (SPM), evaluasi kinerja bulan sebelumnya, serta
perencanaan teknis kegiatan yang akan datang. Seluruh penanggung jawab program
(PJ Program), penanggung jawab klaster (PJ Klaster), serta jajaran karyawan
Puskesmas Kaliangkrik hadir aktif dalam diskusi yang konstruktif.
Kegiatan diawali dengan sambutan hangat dari Kepala
Puskesmas Kaliangkrik, Bapak Ferry Ali Setiyanto, S.Kep., Ns., MAP. Dalam
arahannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh
karyawan atas dedikasi, kerja keras, dan capaian kinerja yang telah diraih.
Beliau menekankan bahwa tantangan pelayanan di Bulan Februari cukup dinamis
karena banyak agenda kegiatan yang sudah mulai berjalan. Oleh karena itu,
beliau mengajak seluruh tim untuk menyiapkan energi ekstra, menjaga kekompakan,
serta tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selain itu, Kepala Puskesmas juga menyampaikan tindak lanjut
atas arahan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, yang disampaikan oleh dr.
Lies Pramudiyanti, M.M. Dalam pesannya, dr. Lies menegaskan bahwa pelayanan
kesehatan harus selalu mengedepankan prinsip responsif, profesional, dan
berorientasi pada kebutuhan pasien. Kecepatan, ketepatan, serta keramahan dalam
pelayanan menjadi poin utama yang harus terus dijaga dan ditingkatkan.
Memasuki sesi inti, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dari
masing-masing PJ Klaster.
Ibu Dwi Elia Winarni, Amd.Keb., selaku PJ Klaster 2, menyampaikan komitmen kuat
dalam upaya mempertahankan 0 Angka Kematian Ibu (AKI) di Kecamatan Kaliangkrik.
Beliau juga memaparkan rencana penguatan program kesehatan ibu dan anak,
termasuk inovasi yang akan dikembangkan dalam penanganan dan pencegahan
stunting, melalui pendekatan promotif dan preventif yang lebih terintegrasi.
Selanjutnya, dr. Lina Noviarini, selaku PJ Klaster 3,
memberikan masukan strategis terkait optimalisasi pemanfaatan Anjungan Skrining
Mandiri (ASM). Beliau menyampaikan bahwa ASM dapat dimaksimalkan sebagai sarana
pendukung dalam pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di dalam gedung Puskesmas
Kaliangkrik, sehingga dapat mempercepat proses skrining dan meningkatkan
kenyamanan pasien.
Pada sesi berikutnya, drg. Fitria Nuraini, selaku PJ Teknis
sekaligus PJ CKG, memaparkan roadmap pelaksanaan CKG, termasuk alur layanan,
target sasaran, serta teknis pengentrian data pada aplikasi Sehat Indonesiaku.
Penjelasan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh tim agar pelaksanaan
program berjalan tertib, akurat, dan sesuai standar pelaporan.
Diskusi berlangsung interaktif, diwarnai dengan berbagai
masukan, ide, dan solusi dari peserta lokakarya. Semangat kolaborasi dan
tanggung jawab bersama menjadi nilai utama yang terasa kuat sepanjang kegiatan.
Dengan mengusung semangat “Totalitas Untuk Pelayanan
Berkualitas”, Puskesmas Kaliangkrik terus meneguhkan komitmennya untuk
memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, humanis, dan berkesinambungan.
Melalui Lokakarya Mini ini, diharapkan seluruh program dan kegiatan dapat
berjalan lebih terarah, efektif, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan
derajat kesehatan masyarakat.
Puskesmas Kaliangkrik siap melangkah maju, bekerja lebih baik, dan melayani dengan sepenuh hati.