
Dalam upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi
masyarakat, Puskesmas Kaliangkrik bekerja sama dengan RS Bukit Menoreh sukses
menyelenggarakan kegiatan Layanan Spesialis Keliling (SPELING) pada Selasa, 19
Mei 2026. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Serbaguna Desa Ketangi dan mendapat
sambutan hangat serta antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Program SPELING merupakan bentuk pelayanan kesehatan jemput
bola yang menghadirkan dokter spesialis langsung ke desa, sehingga masyarakat
dapat memperoleh layanan kesehatan lanjutan tanpa harus datang jauh ke rumah
sakit. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendekatkan akses
pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas kepada masyarakat, khususnya di
wilayah Kecamatan Kaliangkrik.
Pada kegiatan kali ini, sebanyak 71 warga hadir dan
memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pelayanan
dokter spesialis anak dan dokter spesialis penyakit dalam. Tim pelayanan dari
RS Bukit Menoreh terdiri dari 13 personil yang bekerja sama dengan jajaran
Puskesmas Kaliangkrik. Kegiatan juga didukung langsung oleh Kepala Puskesmas
Kaliangkrik, Bidan Desa Ketangi, Kepala Desa Ketangi, Babinsa, Babinkamtibmas,
serta kader kesehatan desa yang turut membantu kelancaran pelayanan.
Adapun hasil pelayanan dalam kegiatan SPELING kali ini
antara lain:
- Poli
Anak berhasil melayani sebanyak 23 balita. Dari jumlah tersebut, 16 balita
mendapatkan rujukan lanjutan untuk pemeriksaan laboratorium dan tes
Mantoux guna mendeteksi kemungkinan infeksi tuberkulosis sejak dini.
- Poli
Penyakit Dalam melayani sebanyak 48 warga masyarakat. Sebanyak 11 warga
dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut terkait penyakit
hipertensi dan diabetes melitus.
- Selain
itu, layanan pemeriksaan EKG juga diberikan kepada 1 warga sebagai tindak
lanjut pemeriksaan kondisi jantung.
Kepala Puskesmas Kaliangkrik menyampaikan bahwa kegiatan
SPELING merupakan komitmen pelayanan kesehatan yang mengedepankan kemudahan
akses bagi masyarakat desa. Menurutnya, masih banyak warga yang memiliki
keterbatasan untuk menjangkau fasilitas kesehatan rujukan, baik karena faktor
jarak, transportasi, maupun kondisi ekonomi.
“Program SPELING ini kami hadirkan untuk mendekatkan akses
layanan dokter spesialis kepada masyarakat desa. Ini merupakan bentuk
pengabdian tanpa batas bagi masyarakat. Tidak semua warga mudah datang ke rumah
sakit, sehingga kami berupaya menghadirkan pelayanan langsung ke tengah
masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan lancar dan tertib.
Tingginya partisipasi masyarakat terlihat dari capaian antusiasme warga yang
mencapai 94,7 persen. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap
pelayanan kesehatan spesialis di tingkat desa masih sangat tinggi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memperoleh deteksi dini dan penanganan terhadap berbagai masalah kesehatan, sehingga kualitas kesehatan masyarakat dapat terus meningkat. Puskesmas Kaliangkrik bersama RS Bukit Menoreh juga berkomitmen untuk terus melanjutkan program SPELING secara bertahap ke desa-desa lain di wilayah Kecamatan Kaliangkrik sebagai bentuk pelayanan kesehatan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.
